Perkembangan olah raga bola basket di kota Cianjur menurun dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini. Hal ini disebabkan gagalnya peran induk organisasi bola basket di Kabupaten Cianjur dalam memfasilitasi anggotanya untuk mengembangkan olah raga tersebut. Selain itu banyak hal yang notabene menjadi persoalan klasik yaitu dana pengembangan.
Tidak terlepas dari itu banyak intrik dan konflik dalam tubuh Pengcab Perbasi. Bermula dari peran masing - masing divisi struktural yang kehilangan arah, dominasi single fighter, money oriented dan pengekangan karakter fair flay olah raga. Baru - baru ini Pengcab Perbasi menyelenggarakan MUSCAB untuk menentukan Ketua Umum Perbasi periode 2011 - 2014. Undangan yang menghadiri Muscab tersebut diantaranya ;
1. Utusan Klub Zamoa
2. Utusan Klub Panghid
3. Utusan Klub Nuansa
4. Utusan Klub Pamo
5. Utusan Klub Ganesha
6. Utusan Klub Panghid
7. Utusan Klub Fariz
8. Utusan Klub BSC
9. Utusan Klub UNSUR
10. Utusan Klub Ringkid
Masing - masing mewakili klubnya dalam pemilihan Ketum Perbasi baru. Dalam Muscab tersebut Sdr. Pery Apriyanto, S.Kom pelatih SMA Negeri 1 Cilaku ditunjuk sebagai Ketua Sidang Pleno Muscab dengan anggota Sdr. Hera ( BSC ) dan Fikri ( Zamoa ). Sidang memutuskan Ketua Umum PERBASI periode 2011 - 2014 adalah Bpk. Rizal selaku dekan fakultas Pertanian Unsur. Sidang memberikan mandat kepada Ketum baru untuk menyusun formatur 20 hari setelah sidang berakhir. Namun hingga berakhirnya kejuaraan Perbasi Cup pada bulan Pebruari yang lalu, susunan formatur belum beres. Hal ini menyebabkan banyak pihak yang bertanya - tanya apakah Muscab hanya sekedar dagelan reposisi untuk money birokrasi ? Hingga pada akhirnya Ketua Sidang terpilih mengundurkan diri dari Tim Pembentukan Formasi. Kekecewaan ini diikuti oleh berbagai pihak yang satu demi satu hengkang dari posisi di Perbasi.


0 komentar
Posting Komentar